Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
Penelitian merupakan salah satu
bentuk laporan yang paling sering dijumpai dalam penyusunan skripsi. Penelitian
sangat diperlukan ketika para ahli, mahasiswa, siswa, ataupun pakar-pakar lain
dalam mencari kebenaran melalui analisis fenomena yang menggunakan instrumen
penelitian.
PENELITIAN KUANTITATIF
Penelitian kuantitatif adalah
penelitian yang dimaksud untuk mengungkapkan gejala secara holistik-konstektual
melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti
sebagai instrumen kunci. Penelitian kuantitatif bersifat deskriptif dan cenderung
menggunakan analisis pendekatan induktif. Proses dan makna (perspektif subyek)
lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Penelitian kuantitatif lebih
menonjol disusun dalam bentuk narasi yang bersifat kreatif dan mendalam serta
menunjukkan ciri-ciri naturalistik yang penuh dengan nilai-nilai otentik.
PENELITIAN KUALITATIF
Penelitian kualitatif adalah suatu
penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan deduktif-induktif.
Pendekatan ini berangkat dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, maupun
pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya yang kemudian dikembangkan menjadi
permasalahan-permasalahan beserta pemecahannya yang diajukan untuk memperoleh
pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris di laporan.
Bukan hanya penelitian kualitatif dan
kuantitatif saja seperti yang umum diketahui, melainkan terdapat jugapendekatan
penelitian campuran. Seperti namanya, maka penelitian tersebut berada
ditengah-tengah continuum, karena penelitian campuran memiliki
unsur-unsur dari penelitian kualitatif dan kuantitatif. Perbedaan penelitian
kualitatif dan kuantitatif itu terletak pada asumsi filosofis dasar yang
dibawa peneliti ke dalam penelitiannya, jenis strategi yang digunakan oleh
peneliti sepanjang proses penelitiannya (seperti strategi eksperimen
kuantitatif, atau strategi studi lapangan kualitatif), dan metode spesifik
yang diterapkan peneliti (seperti pengumpulan data secara kuantitatif
dalam bentuk instrumen atau pengumpulan data dengan observasi lapangan yaitu
kualitatif).
Oleh karena itu, perbedaan keduanya tidak
didasarkan pada bentuk-bentuknya yang menggunakan kata-kata (kualitatif)
dan yang menggunakan angka-angka (kuantitatif). Selain itu juga
perbedaanya bukan berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang tertutup (hipotesis
kuantitatif), dan yang terbuka (hipotesis kualitatif). Lebih jelas
lihat perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif pada tabel berikut.
CONTOH PENELITIAN KUANTITATIF:
- Menguji apakah ada hubungan antara lamanya jam kerja dengan tingkat pendapatan seseorang;
- Menguji adakah hubungan pengaruh antara lamanya waktu belajar siswa dengan hasil atau prestasi yang diraih;
- Menguji teori ekonomi yaitu ingin meneliti adakah hubungan tingkat konsumsi masyarakat dengan tingkat ekonomi daerah yang dilihat melalui PDRB;
- Atau yang lebih advance menguji apakah ada pengaruh transfer fiskal dari pemerintah pusat ke daerah dalam meningkatkan ekonomi setiap daerah. Penelitian ini untuk menguji teori desentralisasi fiskal.
CONTOH PENELITIAN KUALITATIF:
- Penelitian yang naratif yaitu studi tentang cerita. Di mana inti dari metode ini adalah memahami identitas dan pandangan seseorang;
- Penelitian yang ingin mengetahui dan memahami fenomena dalam suatu lingkungan sosial. Biasa disebut dengan pendekatan penelitian fenomenologi.
- Penelitian yang ingin menafsirkan dan menguraikan suatu budaya dalam suatu kelompok sosial. Atau biasa disebut dengan etnografi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar